Artikel Pendidikan

Pemahaman Pembelajaran Ber-Karakter – Eksplorasi, Elaborasi & Konfirmasi

   
Strategi Mengajar | Desember 27, 2011    
Administrator    

Masih Seputar Silabus RPP – Pemahaman Pembelajaran Ber-Karakter – Eksplorasi, Elaborasi & Konfirmasi.

Judul: Penanaman Nilai (Karakter) Dalam Kegiatan Pembelajaran.

Dari: Nurani Ike Budiatmawati, S.Pd <nurani_raya@yahoo.co.id>

Referensi: 2010. Sosialisasi Kurikulum Berkarakter. Surakarta: LPMP

Pendidikan karakter  merupakan hal yang baru sekarang ini meskipun bukan sesuatu yang baru. Penanaman nilai-nilai sebagai sebuah karakteristik seseorang sudah berlangsung sejak dahulu kala. Akan tetapi, seiring dengan perubahan jaman, agaknya menuntut adanya penenaman kembali nilai-nilai tersebut ke dalam sebuah wadah kegiatan pendidikan di setiap pengajaran.

Penanaman nilai-nilai tersebut dimasukkan (embeded) ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran dengan maksud agar dapat tercapai sebuah karakter yang selama ini semakin memudar.

Setiap mata palajaran mempunyai nilai-nilai tersendiri yang akan ditanamkan dalam diri anak didik. Hal ini disebabkan oleh adanya keutamaan fokus dari tiap mapel yang tentunya mempunyai karakteristik yang berbeda-beda.

 

Hymne Guru

   
Strategi Mengajar | Desember 07, 2011    
Administrator    
Anak bule yang baru belajar bahasa Indonesia menyanyikan hymne guru.

 

Ketuntasan Belajar Siswa

   
Sistem Penilaian Siswa | November 30, 2009    
Administrator    

Sasaran Kegiatan Belajar Mengajar adalah ketuntasan belajar siswa.  Menentukan ketunuasan belajar siswa yang disebut Kriteria Ketuntasan Minimal  (KKM), harus memperhatikan berbagai unsur. Sistem penilaian  terdiri dari 4 unsur yang saling berkaitan, yaitu :

a. Nilai Harian ( NH ) adalah rata rata nilai dari : ulangan harian setiap satu Kompetensi Dasar ( KD ), ulangan blok ( lebih satu KD ), ulangan mid semester, ulangan semester / ulangan umum.

b. Nilai Tugas-tugas / Porto Folio  ( TP ) yaitu tugas yang diberikan, baik di buku latihan ataupun di lembaran folio.

c. Nilai Psikomotor  ( Ps )  adalah usaha nyata dari pengetahuan tertentu siswa dan tidak setiap kegiatan pelajaran memiliki nilai psikomotor.

d. Nilai Afektif ( Af ) yang merupakan sikap dan prilaku, terutama saat KBM.

Penilaian dapat dilaksanakan setiap KD atau lebih dengan perolehan   sebagai berikut :

 

Nilai  KD  =   rata rata dari  ( NH  +  TP + Ps + Af ) dalam batas KD tersebut.

Jika nilai seorang siswa belum mencapai KKM dari suatu KD, maka siswa tersebut wajib remidial.

Nilai Rapor adalah rata-rata dari Nilai KD tersebut, dan suatu pelajaran dinyatakan tuntas, apabila mencapai KKM yang ditetapkan.

Semua nilai dimasukkan ke dalam komputer, sehingga perhitungan, merata-rata dan pembulatan untuk nilai RAPOR seluruhnya dilakukan secara komputerisasi.

 

SEJARAH SINGKAT PENDIDIKAN GURU

   
Profesi Guru | Agustus 11, 2009    
Administrator    

I. Awal Sejarah Pendidikan Guru (Pasca Kemerdekaan)

  • Kekurangan guru awal kemerdekaan (setelah pengakuan kedaulatan 1949) ditutup dengan tenaga PTM (Pengerahan Tenaga Mahasiswa), di samping merekrut mahasiswa sebagai guru di Indonesia, mereka juga mengajar di Malaysia.
  • Tahun 1954 Mohamad Yamin selaku menteri P&K saat itu menciptakan lembaga pendidikan guru pada tingkat Pendidikan Tinggi (di samping SGB/ SGA/ SGO untuk tingkat SD, SMP). Lembaga ini disebut Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG).
    PTPG dibangun di:
  1. Manado (PTPG Manado) dengan Rektor (dulu disebut presiden) Prof.Ingkiriwang;
  2. Malang (PTPG Malang) dengan Rektor Prof. Adam Bahtiar;
  3. Bandung (PTPG Bandung) dengan Rektor Prof. Sadaryun;
  4. Batusangkar, Sumatera Barat (PTPG Batu Sangkar) dengan Rektor di jabat sendiri oleh Mohamad Yamin (selaku putra kelahiran Batu Sangkar).
 

NUPTK, Syarat Mutlak Proses Sertifikasi

   
Sertifikasi Guru | Agustus 11, 2009    
Administrator    

Dalam upaya untuk mempermudah guru melakukan pengecekan terhadap data maupun memperbaharui data serta mengecek kartu NUPTK ( Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan),LPMP Sulawesi Selatan memberikan pelayanan (Senin s.d Kamis) setiap hari kerja.namun terhitung sejak 01 Nopember pelayanan tersebut telah di pindahkan ke Dinas Pendidikan Kota Makassar di jalan Hertasning dikarenakan datanya telah selesai hingga 80 persen.



Seksi yang dulu pernah menangani pengurusan NUPTK adalah seksi PSI yang di komandoi oleh Halim Muharram. Lulusan Magister Pendidikan UNM jurusan Sosiologi tahun 2003.Ayah dari lima orang anak ini ( satu orang telah meninggal)

 
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Selamat datang di web site resmi SMK Negeri 1 Bojongsari - Purbalingga. SMK Negeri pertama yang berjurusan Multimedia di Purbalingga dan satu-satunya SMK dengan program keahlian kuliner atau Jasa Boga di Purbalingga.

smkbisa

DOWNLOAD

box_downMateri Latihan UN beserta tryout Multimedia sudah bisa didownload.


LOGIN SMKN 1 BJS

MEMBER ONLINE

None

BLOG GURU

logo-mgmp-mm-tkj

MATERI E-LEARNING

  1. Menerapkan Teknik Pengambilan Alat Produksi
    Belajar dasar-dasar fotografi, videografi, produksi film dan video editing. Materi akan ditekankan pada video editing secara non-linear menggunakan komputer.
  2. Memahami Cara Penggunaan Peralatan Tata Cahaya
    Cara menggunakan peralatan pencahayaan pada kamera video & foto.
  3. Menerapkan Efek Khusus Pada Obyek Produksi
    Penggunaan efek-efek khusus (spsesial efect) pada pembuatan film. Software yang digunakan Adobe Premiere & Adobe After Effect.
  4. Menguasai cara menggambar clean-up dan sisip
    Setelah membuat animasi menggunakan Flash maka dilanjutkan dengan mempelajari 3D software yang bermanfaat untuk membuat model  3D dan animasi 3D.
Materi e-learning